SELAMAT DATANG DI HALAMAN KAMI.
sebagian orang kaya mungkin lucu jika harus telaten
dengan bisnis yang satu ini,dengan penghasilan yang pas-pasan. namun bagi kita kalangan pas-pasan, dunia
cetak-mencetak bukan sekedar mendapat penghasilan, namun hobi dan dapat
menuangkan ide-ide serta melatih kreatifitas adalah kebanggaan tersendiri.
kami percaya disetiap masalah selalu ada jalan keluarnya.
jangan terpuruk dengan suatu kesalahan yang sudah kita jalani, sebaliknya mari
berbenah dan berusaha memperbaikinya, tuhan selalu memberi rahmad kepada
hambanya yang selalu tawakal dan berserah diri serta selalu berusaha, sehingga sesuatu
yang besarpun harus dimulai dari hal-hal yang kecil. tetap optimis dan jangan
menyerah. (STOP ceramahnya sampai disini dulu ya,).
pada blog ini sengaja kami ajak pengunjung yang ingin
bertukar seputar informasi dunia percetakan, saya sendiri sudah mencobanya dan
sampai saat ini masih tetap mencoba, (kapan
suksesnya kalo terus mencoba), eitz.. jangan nyerah dulu prend, kata
mencoba saya devinisikan sebagai semangat untuk terus menggali dan terus
mendalami kehausan kita akan info-info yang berkenaan dengan dunia seni cetak.
dari pengalaman saya, untuk pemula dari bisnis ini jarang menemui kendala, lho
kenapa, kan pemula belum berpengalaman, he..he... bukan masalah itu sob, karena
biasanya pemula itu identik dengan serba baru, misalnya saja komputer baru,
printernya masih ada lakban dan separo masih dibungkus plastik, dan suasananya
masih rapi, biasa...? barang baru memang
lagi full performa, belum ada virus, dan tetek bengek lainya.
tapi setelah
berjalan satu tahun lebih, biasanya percetakan rumahan (pemula agak gaptek dikit gitu)mulai menemui kendala-kendala,
dari pengalaman saya nee... printer udah mulai error, katrij udah siap tendang,
belum lagi kalo perangkat komputernya minta instal ulang, beee... jadi kalut
pikiran, mana tanggungan job lagi banyak, waktu penipis, parahnya lagi....
butuh suku cadang buat ngebetulin alat yang harganya kadang di luar kantong
percetakan rumahan, ya ampyun mau nyerah kok cemen amat ya.(ups... ngintip pengalaman pribadi lho...). kalo
udah kaya gini eksistensi papan nama menjadi taruhan, memasuki sesi dimana kita
berhenti atau maju. kadang kalo itung-itungan juga hasilnya ga seberapa kan...?
kadang pas lagi mau dapet untung, eh... ada aja alat yang minta baju baru, ya
jadi pak-pok lah kalo istilah admin.
namun jika anda sedikit bersabar.. mau preaten, ngirit pengeluaran dulu buat tambal
sana tambal sini, justru setiap kendala akan memberi pengalaman kepada kita
untuk menghadapi segala resiko kerja, cari tahu penyebabnya catat lalu perbaiki
kerusakan dan jangan lupa mempelajari segala penyebab utama terjadinya resiko
kerusakan, agar ga terulang kesalahan yg sama. harus sering nyari info, bisa
dari temen, kawan, sahabat (podo wae)
juga bisa dari browsing di internet.
pada percetakan rumahan jaman sekarang udah pasti 90%
menggunakan perangkat digital, pokoknya serba digital lah...!! paling tidak
menggunakan listrik to. apasih alat cetak sekarang yang ga pakai listrik, semua
serba listrik kan, dan bahkan sablon manual pun pasti melibatkan perangkat
komputer/printer dan konco-konconya yang mesti hobinya makan pakde PLN.
oke kita langsung ke pokok masalah. kendala apa sih yang
sering muncul jika percetakan rumahan untuk pemula.
1.
dari product dulu bro, biasa percetakan itu product nya ya surat undangan,
fhoto, buku yasin, buku tabungan, rental document, dll. kita mesti kudu menjaga
kualitas, apapun resikonya kualitas adalah jaminan kesetiaan pelanggan. nah...
kalo kita abaikan itu, maka pelanggan akan komplain dan tentu ini menjadi
masalah bagi kelancaran bisnis kita.
2.
ERROR PRINTER. ini masalah keawetan barang, biasanya yang pertama printer.
survei saya di kota belitang, printer yang sering digunakan adalah merek
cannon, lainya mendominasi seperti brother, HP, epson. cannon banyak dipilih
karena dari harganya yang sangat terjangkau, dulu pertama saya beli juga cannon
pixma MP258 dengan harga Rp. 725.000 dan ip 2770 Rp. 425.000 waktu itu (15,
maret 2010) cannon joko-loro saya udah ada 3 fitur pendukungnya, bisa print,
foto copy, dan scane, artinya cukup murah untuk mendapatkan fitur yang lengkap
bukan. namun perlu teman-teman ketahui, printer jenis cannon ini MP 258, IP2770
ini mempunyai kelemahan pada katritge dan juga blink led pada indikatornya. (klik disini untuk mengatasi maslah cannon). karena mata katrije menjadi satu
dengan tintanya, kalo tidak hati-hati mungkin kapasitasnya cuma 5000 lembar
undangan, dan kalo ganti harganya mahal banget yang warna sekitar 225 rbu, yang
item Rp. 200 rbu, kalo ganti dua-duanya kan tinggal ngitung. untuk printer
jenis ini saran saya lebih baik ditambah infus biar ngisi tintanya lebih mudah,
hanya saja jika kita tambahi infus biasanya garansi tidak berlaku lagi, karna
ada beberapa komponen yang harus dirubah dari standar pabrikan.
tips untuk printer yang awet, kalo saya sekarang udah
pake EPSON L110, tentu bukan tidak ada alasan, dari sering browsing di mbah
google akhirnya saya mantap pilih EPSON yang L series. tapi emang bener kok,
sekitar 5 bulan saya udah cetak sekitar 6000 undangan 200 foto A4, dan document
surat resmi sekitar 400, nyatanya saya belum menemukan kendala cetak dan
lancar-lancar saja. memang harga printer ini agak lumayan mahal sih...? tapi awetnya
juga pasti temen-temen puas tanpa memikirkan gonta-ganti katrij. untuk harga
EPSON L110 berkisar antara Rp. 1.500.000 (2013).
3.
ERROR KOMPUTER. semakin lama komputer kita semakin banyak file-file yang
disimpan, al hasil kapasitas hardisc bertambah berat, hindari program-program /
software yang berat seperti game 3D yang membutuhkan memory RAM menjadi berat.
belum lagi resiko virus yang setiap saat mengancam. kalo sudah parah
ujung-ujungnya komputer minta di instal ulang. saran saya percetakan rumahan
lebih enak pakai laptop saja, mengingat komputer yang membutuhkan daya besar
untuk memenuhi standar power-nya.
4.
memperluas relasi kerja, temen, kerabat, bos toko, dan orang-orang yang
faham dibidang komputerisasi, hal ini untuk menunjang akses informasi agar kita
lebih mudah menyelesaikan masalah yang sering muncul.
DESIGN PERCETAKAN.
1.
FOTO
untuk cetak foto yang prtama kita pelajari adalah
ukurannya, hal ini lebih penting ketimbang kualitas fotonya. untuk print
rumahan tentu tak akan bisa menyamai kualitas cetak di dtudio foto dikota-kota
besar, karena kualitas cat/tinta-nya yang memang berbeda. dan untuk percetakan
rumahan tentu hanya bisa mencetak foto dengan ukuran paling besar ukuran kertas
A4 atau 10R ke bawah. dan untuk ukurannya saya cantumkan dibawah ini.
a.
PAS FOTO.
-
KTP / SURAT NIKAH 2X3 : 20 mm X 28 mm. 1 cm = 10 mm.
-
IJAZAH / PIAGAM 3X4 : 30 X 38 mm.
-
LAMARAN KERJA dll 4x6 : 38 x 56 mm.
jika kita menggunakan satuan centi meter. maka hasilnya
tidak bagus, dan kebanyakan tidak pas dengan ukuran berkasnya.
b.
FOTO ALBUM.
-
3 R : 90 mm x 125 mm = 9 cm X 12,5 cm.
-
5 R : 120 mm X 175 mm.
-
10 R : 20 cm X 25 cm.
untuk cetak print rumahan sebaiknya mengedit terlebih
dahulu paling tidak meningkatkan kontras dan hardnes-nya untuk mendapatkan
hasil yang lebih bagus, karena printer inkjet menggunakan tinta cair dan mudah
luntur.
c.
SOFTWARE.
software cetak foto yang hasilnya lumayan bagus dan mudah
dalam mempelajarinya menurut saya (yang saya gunakan saat ini) adalah
pothoscape, banyak menu pilihan untuk meningkatkan ketajaman foto dan menambah
efect2 menarik seperti texs, klip art, sisipkan image dll, dan untuk software
yang agak canggih saya gunakan adobe photoshoop cs3 yang lumayan bagus untuk anda
yang hobi editor foto.
2.
UNDANGAN.
a.
undangan hajatan atau acara ulang tahun bisa kita design sendiri, pada
dasarnya program untuk membuat design undangan adalah corel draw, namun
kebanyakan dari kita jarang mempelajarinya, dan lebih cenderung menggunakan microsoft
ofice word sebagai program pilihan dengan alasan sudah terbiasa menjalankannya.
saya sendiri juga menggunakan microsoft word untuk design undangan, hasilnya
juga ga kalah menarik kok. untuk design-nya bisa anda download disini
b.
buku yasin.
kadang orang memesan buku yasin yang digunakan sebagai
peringatan hari kematian keluarga yang nantinya akan dibagikan kepada jama’ah
pembaca yasiin sebagai kenag-kenagan. buku ini tak jauh berbeda dengan
buku-buku lainnya hanya saja cover-nya diganti dengan mencantumkan nama dan
kadang foto pemesanya, misalnya foto almarhum ...., nama partai, nama caleg,
dll.
kita cukup membeli buku yasin yang polos/belu ada cover
dan kita yang akan mendesign cover itu dirumah nantinya menurut pemesanya.
c.
media kertas.
undangan pernikahan/khitanan biasa menggunakan kertas F4
HVS dengan design lipat 4 dan lipat 3. untuk lipat 2 kita menggunakan kertas BC
(yang kaya kertas karton) dengan ukuran F4 namun kita potong menjadi 2 bagian,
sehingga 1 kertas bisa kita gunakan untuk cetak 2 undangan.
harga KERTAS HVS tahun 2013 :
- sinar dunia : Rp.
43.000. isi 500 lembar.
- E-paper : 38.000
- GOLD : 40.000
- KERTAS BC ISI 100 Lembar/pack harga Rp. 20.000—23.000
mungkin sampai disini dulu ya. senang bisa membantu anda.
lain waktu bisa kita sambung lagi... buy. ( jangan lupa kasih koment bro...? )





Siip artikelnya.
BalasHapusTank,s coment-nya, ditunggu juga blog-nya intan jaya.
BalasHapus