Rabu, 16 Juli 2014

berbagi pengalaman ilmu cetak

SELAMAT DATANG DI HALAMAN KAMI.
sebagian orang kaya mungkin lucu jika harus telaten dengan bisnis yang satu ini,dengan penghasilan yang pas-pasan.  namun bagi kita kalangan pas-pasan, dunia cetak-mencetak bukan sekedar mendapat penghasilan, namun hobi dan dapat menuangkan ide-ide serta melatih kreatifitas adalah kebanggaan tersendiri.
kami percaya disetiap masalah selalu ada jalan keluarnya. jangan terpuruk dengan suatu kesalahan yang sudah kita jalani, sebaliknya mari berbenah dan berusaha memperbaikinya, tuhan selalu memberi rahmad kepada hambanya yang selalu tawakal dan berserah diri serta selalu berusaha, sehingga sesuatu yang besarpun harus dimulai dari hal-hal yang kecil. tetap optimis dan jangan menyerah. (STOP ceramahnya sampai disini dulu ya,).
pada blog ini sengaja kami ajak pengunjung yang ingin bertukar seputar informasi dunia percetakan, saya sendiri sudah mencobanya dan sampai saat ini masih tetap mencoba, (kapan suksesnya kalo terus mencoba), eitz.. jangan nyerah dulu prend, kata mencoba saya devinisikan sebagai semangat untuk terus menggali dan terus mendalami kehausan kita akan info-info yang berkenaan dengan dunia seni cetak. dari pengalaman saya, untuk pemula dari bisnis ini jarang menemui kendala, lho kenapa, kan pemula belum berpengalaman, he..he... bukan masalah itu sob, karena biasanya pemula itu identik dengan serba baru, misalnya saja komputer baru, printernya masih ada lakban dan separo masih dibungkus plastik, dan suasananya masih rapi, biasa...?  barang baru memang lagi full performa, belum ada virus, dan tetek bengek lainya. 

tapi setelah berjalan satu tahun lebih, biasanya percetakan rumahan (pemula agak gaptek dikit gitu)mulai menemui kendala-kendala, dari pengalaman saya nee... printer udah mulai error, katrij udah siap tendang, belum lagi kalo perangkat komputernya minta instal ulang, beee... jadi kalut pikiran, mana tanggungan job lagi banyak, waktu penipis, parahnya lagi.... butuh suku cadang buat ngebetulin alat yang harganya kadang di luar kantong percetakan rumahan, ya ampyun mau nyerah kok cemen amat ya.(ups... ngintip pengalaman pribadi lho...). kalo udah kaya gini eksistensi papan nama menjadi taruhan, memasuki sesi dimana kita berhenti atau maju. kadang kalo itung-itungan juga hasilnya ga seberapa kan...? kadang pas lagi mau dapet untung, eh... ada aja alat yang minta baju baru, ya jadi pak-pok lah kalo istilah admin.

 namun jika anda sedikit bersabar.. mau preaten, ngirit pengeluaran dulu buat tambal sana tambal sini, justru setiap kendala akan memberi pengalaman kepada kita untuk menghadapi segala resiko kerja, cari tahu penyebabnya catat lalu perbaiki kerusakan dan jangan lupa mempelajari segala penyebab utama terjadinya resiko kerusakan, agar ga terulang kesalahan yg sama. harus sering nyari info, bisa dari temen, kawan, sahabat (podo wae) juga bisa dari browsing di internet.
pada percetakan rumahan jaman sekarang udah pasti 90% menggunakan perangkat digital, pokoknya serba digital lah...!! paling tidak menggunakan listrik to. apasih alat cetak sekarang yang ga pakai listrik, semua serba listrik kan, dan bahkan sablon manual pun pasti melibatkan perangkat komputer/printer dan konco-konconya yang mesti hobinya makan pakde PLN.
oke kita langsung ke pokok masalah. kendala apa sih yang sering muncul jika percetakan rumahan untuk pemula.
1.       dari product dulu bro, biasa percetakan itu product nya ya surat undangan, fhoto, buku yasin, buku tabungan, rental document, dll. kita mesti kudu menjaga kualitas, apapun resikonya kualitas adalah jaminan kesetiaan pelanggan. nah... kalo kita abaikan itu, maka pelanggan akan komplain dan tentu ini menjadi masalah bagi kelancaran bisnis kita.
2.       ERROR PRINTER. ini masalah keawetan barang, biasanya yang pertama printer. survei saya di kota belitang, printer yang sering digunakan adalah merek cannon, lainya mendominasi seperti brother, HP, epson. cannon banyak dipilih karena dari harganya yang sangat terjangkau, dulu pertama saya beli juga cannon pixma MP258 dengan harga Rp. 725.000 dan ip 2770 Rp. 425.000 waktu itu (15, maret 2010) cannon joko-loro saya udah ada 3 fitur pendukungnya, bisa print, foto copy, dan scane, artinya cukup murah untuk mendapatkan fitur yang lengkap bukan. namun perlu teman-teman ketahui, printer jenis cannon ini MP 258, IP2770 ini mempunyai kelemahan pada katritge dan juga blink led pada indikatornya. (klik disini untuk mengatasi maslah cannon). karena mata katrije menjadi satu dengan tintanya, kalo tidak hati-hati mungkin kapasitasnya cuma 5000 lembar undangan, dan kalo ganti harganya mahal banget yang warna sekitar 225 rbu, yang item Rp. 200 rbu, kalo ganti dua-duanya kan tinggal ngitung. untuk printer jenis ini saran saya lebih baik ditambah infus biar ngisi tintanya lebih mudah, hanya saja jika kita tambahi infus biasanya garansi tidak berlaku lagi, karna ada beberapa komponen yang harus dirubah dari standar pabrikan.
tips untuk printer yang awet, kalo saya sekarang udah pake EPSON L110, tentu bukan tidak ada alasan, dari sering browsing di mbah google akhirnya saya mantap pilih EPSON yang L series. tapi emang bener kok, sekitar 5 bulan saya udah cetak sekitar 6000 undangan 200 foto A4, dan document surat resmi sekitar 400, nyatanya saya belum menemukan kendala cetak dan lancar-lancar saja. memang harga printer ini agak lumayan mahal sih...? tapi awetnya juga pasti temen-temen puas tanpa memikirkan gonta-ganti katrij. untuk harga EPSON L110 berkisar antara Rp. 1.500.000 (2013).

3.      ERROR KOMPUTER. semakin lama komputer kita semakin banyak file-file yang disimpan, al hasil kapasitas hardisc bertambah berat, hindari program-program / software yang berat seperti game 3D yang membutuhkan memory RAM menjadi berat. belum lagi resiko virus yang setiap saat mengancam. kalo sudah parah ujung-ujungnya komputer minta di instal ulang. saran saya percetakan rumahan lebih enak pakai laptop saja, mengingat komputer yang membutuhkan daya besar untuk memenuhi standar power-nya.
4.      memperluas relasi kerja, temen, kerabat, bos toko, dan orang-orang yang faham dibidang komputerisasi, hal ini untuk menunjang akses informasi agar kita lebih mudah menyelesaikan masalah yang sering muncul.

DESIGN PERCETAKAN.
1.       FOTO

untuk cetak foto yang prtama kita pelajari adalah ukurannya, hal ini lebih penting ketimbang kualitas fotonya. untuk print rumahan tentu tak akan bisa menyamai kualitas cetak di dtudio foto dikota-kota besar, karena kualitas cat/tinta-nya yang memang berbeda. dan untuk percetakan rumahan tentu hanya bisa mencetak foto dengan ukuran paling besar ukuran kertas A4 atau 10R ke bawah. dan untuk ukurannya saya cantumkan dibawah ini.
a.      PAS FOTO.
-          KTP / SURAT NIKAH 2X3 : 20 mm X 28 mm. 1 cm = 10 mm.
-          IJAZAH / PIAGAM 3X4 : 30 X 38 mm.
-          LAMARAN KERJA dll 4x6 : 38 x 56 mm.
jika kita menggunakan satuan centi meter. maka hasilnya tidak bagus, dan kebanyakan tidak pas dengan ukuran berkasnya.
b.      FOTO ALBUM.

-          3 R : 90 mm x 125 mm = 9 cm X 12,5 cm.
-          5 R : 120 mm X 175 mm.
-          10 R : 20 cm X 25 cm.
untuk cetak print rumahan sebaiknya mengedit terlebih dahulu paling tidak meningkatkan kontras dan hardnes-nya untuk mendapatkan hasil yang lebih bagus, karena printer inkjet menggunakan tinta cair dan mudah luntur.
c.       SOFTWARE.
software cetak foto yang hasilnya lumayan bagus dan mudah dalam mempelajarinya menurut saya (yang saya gunakan saat ini) adalah pothoscape, banyak menu pilihan untuk meningkatkan ketajaman foto dan menambah efect2 menarik seperti texs, klip art, sisipkan image dll, dan untuk software yang agak canggih saya gunakan adobe photoshoop cs3 yang lumayan bagus untuk anda yang hobi editor foto.
 
2.       UNDANGAN.
a.      undangan hajatan atau acara ulang tahun bisa kita design sendiri, pada dasarnya program untuk membuat design undangan adalah corel draw, namun kebanyakan dari kita jarang mempelajarinya, dan lebih cenderung menggunakan microsoft ofice word sebagai program pilihan dengan alasan sudah terbiasa menjalankannya. saya sendiri juga menggunakan microsoft word untuk design undangan, hasilnya juga ga kalah menarik kok. untuk design-nya bisa anda download disini
b.      buku yasin.
kadang orang memesan buku yasin yang digunakan sebagai peringatan hari kematian keluarga yang nantinya akan dibagikan kepada jama’ah pembaca yasiin sebagai kenag-kenagan. buku ini tak jauh berbeda dengan buku-buku lainnya hanya saja cover-nya diganti dengan mencantumkan nama dan kadang foto pemesanya, misalnya foto almarhum ...., nama partai, nama caleg, dll.
kita cukup membeli buku yasin yang polos/belu ada cover dan kita yang akan mendesign cover itu dirumah nantinya menurut pemesanya.
c.       media kertas.
undangan pernikahan/khitanan biasa menggunakan kertas F4 HVS dengan design lipat 4 dan lipat 3. untuk lipat 2 kita menggunakan kertas BC (yang kaya kertas karton) dengan ukuran F4 namun kita potong menjadi 2 bagian, sehingga 1 kertas bisa kita gunakan untuk cetak 2 undangan.
harga KERTAS HVS tahun 2013 :
-  sinar dunia : Rp. 43.000. isi 500 lembar.
- E-paper : 38.000
- GOLD : 40.000
- KERTAS BC ISI 100 Lembar/pack harga Rp. 20.000—23.000


mungkin sampai disini dulu ya. senang bisa membantu anda. lain waktu bisa kita sambung lagi... buy. ( jangan lupa kasih koment bro...? )